Menyepi
Sendiri
Dikegelapan
Kuamati dunia yang padam
Terlenaku dalam renungan
Mengingat cerita yang tiada terbuang
Dalam perjalanan
Jiwaku menyatu dengan kegundahan
Saat itulah
Aku merasa seperti angin
Tiada lelahnya berhembus
Mencoba goyahkan kokohnya pepohonan
Namun kenapa
Hanya daun yang bergoyang
Aku merasa letih untuk berjuang
Dan akupun mencoba
Berandai ingin seperti badai
Ingin kugoyahkan dunia tanpa beban
Namun hati tiba tuk berontak
Hingga badanku terhempas
Dan akhirnya ku temukan
Sesuatu yang telah menghilang
Yaitu kesabaran
(By Sita 23/03/2007)
Disaat pasang surutnya aku menjalani kehidupan ini, dalam mencari hakikat diri sebagai manusia, berjalan seiring waktu meraih sebuah cita cita, tidak kupungkiri aku pun hanya wanita biasa yang juga mendamba ketentraman hati di jalan yang diridhoi oleh sang Maha Kuasa untuk bertemu sang belahan jiwa. Waktu demi waktu berjalan beragam peristiwa menorehkan kisah, pahit manis perjalanan hidup, suka duka menjalani dunia fatamorgana selalu diselingi ragam fenomena cinta.
Tak lepas dari itu semua, akupun ingin selalu erat dengan Sang Maha Kuasa agar aku tak salah mengarahkan semua fenomena yang kualami dalam sebuah harapan dan kekuatan doa serta rasa optimis juga selalu semangat, karena percaya bahwa suatu saat aku pasti menemukan apa yang kucari ketika Alloh akan menghadiahkan sesuatu yang indah pada waktunya diluar dugaan kita alhamdulillah atas semua kuasanya akhirnya kutemukan pula kebahagian yang telah dijanjikan itu. Intinya adalah sabar dalam menghadapi sesuatu, karena kesabaran akan menumbuhkan kekuatan kepada diri kita, bagaimanapun persoalan hidup yang kita alami pasti ada jalan keluarnya dan dari setiap cobaan yang kita alami pasti ada hikmahnya agar kita bisa mempelajari apa arti kehidupan dengan seksama. Kita harus yakin bahwa Alloh tidak akan menguji suatu kaum sesuai kesanggupannya dan dalam menghadapi itu semua maka “Mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat “ (Al Baqarah : 153).
Inilah sepenggal kisah yang kualami saat kugundah menanti kesuksesan menjalani kehidupan dalam meraih cita cita, maupun saat gundah menunggu datangnya sang belahan jiwa yang tak pernah kutahu kapan tibanya dan siapa orangnya, detik waktu yang terus bergulir dibalik cerita dalam harapan dan kekuatan doa tiada kusangka tuhanpun menjawab semua dan saat itulah kumerasakan indah dan nikmatnya menjalani kehidupan walaupun itu harus disertai ujian.
January 16, 2010 at 9:21 am
My darling, jgn kebanyakan menyepi sendiri ya, kan ak dah ada di sampingmu slalu…